Tampilkan postingan dengan label osk 2019. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label osk 2019. Tampilkan semua postingan
Rabu, 20 Februari 2019
Rabu, 30 Januari 2019
Materi 2 TIK - Sistem Bilangan
Sistem Bilangan atau Numeral Sistem adalah kumpulan dari simbol untuk mempresentasikan suatu bilangan atau cara untuk mewakili besaran dari suatu item fisik. Konsep dasar sistem bilangan dikarakteristikan oleh Basis (Radix), Absolute Digit dan Position Value dengan rumus :
Keterangan :
Untuk melihat nilai bilangan desimal dapat digunakan perhitungan seperti berikut, misalkan contoh bilangan desimalnya adalah 8598. Ini dapat diartikan :
Keterangan :
- Absolute value adalah nilai mutlak dari masing-masing digit bilangan
- Position Value adalah nilai penimbang atau bobot dari masing-masing digit bilangan tergantung dari letak posisinya
- Basis (radix) adalah sistem bilangan tergantung dari jumlah nilai bilangan yang dipergunakan
SISTEM BILANGAN DESIMAL
Sistem bilangan decimal adalah sistem yang menggunakan basis 10 (deca), Menggunakan 10 macam simbol bilangan yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9. Sistem bilangan desimal merupakan yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari manusia. Sistem bilangan desimal dapat berupa integer decimal (bilangan bulat) dan dapat juga berupa pecahan desimal. bilangan desimal dapat ditulis dalam bentuk eksponensial, yaitu ditulis dengan mantissa dan exponent.Untuk melihat nilai bilangan desimal dapat digunakan perhitungan seperti berikut, misalkan contoh bilangan desimalnya adalah 8598. Ini dapat diartikan :
SISTEM BILANGAN BINER
Sistem bilangan biner adalah sistem bilangan yang menggunakan basis 2 yang terdiri dari 2 macam simbol bilangan berbentuk digit angka yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan biner modern ditemukan oleh Gottfried Wilhelm Leibniz pada abad ke-17 dan dipopulerkan oleh John Von Neumann.SISTEM BILANGAN OKTAL
Sistem Bilangan Oktal adalah sistem bilangan yang menggunakan basis 8 (octal), dan menggunakan 8 macam simbol bilangan berbentuk digit angka yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7.SISTEM BILANGAN HEXADESIMAL
Sistem bilangan hexadecimal adalah sistem bilangan yang menggunakan basis 16 (hexa). Menggunakan 16 macam simbol bilangan, yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F. Untuk simbol A mewakili angka 10, B mewakili angka 11 dan seterusnya hingga F yang mewakili angka 15.SISTEM BILANGAN BINER TERKODE (BCD)
Sistem bilangan biner terkode merupakan bilangan yang terdiri dari angka 1 dan angka 0. Berbeda dengan bilangan Biner biasa karena bilangan ini lebih condong untuk menyelesaian satu-persatu angka yang telah diberikan. Contoh penulisan (10010001)BCD.TABEL KONVERSI SISTEM BILANGAN
TEKNIK KONVERSI SISTEM BILANGAN
- Biner
-
Biner ke Desimal
Cara mengubah bilangan Biner menjadi bilangan Desimal dengan mengalikan 2n dimana n merupakan posisi bilangan yang dimulai dari angka 0 dan dihitung dari belakang.
Contoh :
1100012 diubah menjadi bilangan Desimal
1100012 = ( 1 x 25 ) + ( 1 x 24 ) + ( 0 x 23 ) + ( 0 x 22 ) + ( 0 x 21 ) +                   ( 1 x 20 )
               = 32 + 16 + 0 + 0 + 0 + 1
               = 49
Jadi, 110012 = 49 - Biner ke Oktal
Cara mengubah bilangan Biner menjadi bilangan Oktal dengan mengambil 3 digit bilangan dari kanan.
Contoh :
111100110012 diubah menjadi bilangan Oktal
11 110 011 001 = 112 = (1 x 21) + (1 x 20) = 38
                         = 1102 = (1 x 22) + (1 x 21) + (0 x 20) = 68
                         = 0112 = (0 x 22 + (1 x 21) + (1 x 20) = 38
                         = 0012 = (0 x 22 + (0 x 21) + (1 x 20) = 18
Jadi, 111100110012 = 36318 - Biner ke HexaDesimal
Cara mengubah Biner menjadi bilangan HexaDesimal dengan mengambil 4 digit bilangan dari kanan.
Contoh :
01001111010111002 diubah menjadi bilangan HexaDesimal
0100 1111 0101 1100 =>
           01002 = (0 x 23) + (1 x 22) + (0 x 21) + (0 x 20) = 416
           11112 = (1 x 23) + (1 x 22) + (1 x 21) + (1 x 20) = 15 = F16
           01012 = (0 x 23) + (1 x 22) + (0 x 21) + (1 x 20) = 516
           11002 = (1 x 23) + (1 x 22) + (0 x 21) + (0 x 20) = 12 = C16
Jadi, 01001111010111002 = 4F5C16 - Biner ke BCD
Untuk konversi dari bilangan biner kedalam bentuk bilangan BCD, terlebih dahulu ubah kedalam bentuk decimal setelah itu kita tinggal membaginya empat-empat bilangan.
Contoh :
1011102 diubah menjadi bilangan BCD
jadi hasil konversinya yaitu 46 desimal = 4 6
4 = 0100 dan 6 = 0110
maka hasilnya = 0100 0110 BCD - Oktal
- Oktal ke Biner
Cara mengubah bilangan Oktal menjadi Biner dengan menjadikan satu persatu angka bilangan Oktal menjadi bilangan Biner dahulu kemudian disatukan. Untuk bilangan Oktal haruslah memiliki 3 digit bilangan Biner sehingga jika hanya menghasilkan kurang dari 3 digit makan didepannya ditambahkan bilangan 0.
Contoh :
2618 diubah menjadi bilangan Biner
                28 = 0102
                68 = 1102
                18 = 0012
Jadi, 2618 = 0101100012 - Oktal ke Desimal
Cara mengubah bilangan Oktal menjadi bilangan Desimal dengan mengubah bilangan Oktal tersebut menjadi bilangan Biner terlebih dahulu baru kita ubah menjadi bilangan Desimal.
Contoh :
2618 diubah menjadi bilangan Desimal
Langkah 1 : mengubah ke bilangan Biner
                 28 = 0102
                 68 = 1102
                 18 = 0012
Jadi, 2618 = 0101100012
Langkah 2 : mengubah bilangan Biner menjadi Desimal
    0101100012 = (0 x 28) + (1 x 27) + (0 x 26)
                           + (1 x 25) + (1 x 24) + (0 x 23 ) +
                           (0 x 22) + (0 x 21) + (1 x 20)
                        = 0 + 128 + 0 + 32 + 16 + 0 + 0 + 0 + 1
                        = 177
Jadi, 2618 = 177 - Oktal ke HexaDesimal
Cara mengubah bilangan Oktal menjadi bilangan HexaDesimal dengan mengubah bilangan Oktal tersebut menjadi bilangan Biner terlebih dahulu baru kita ubah menjadi bilangan Desimal. Lalu kita ubah lagi menjadi bilangan HexaDesimal.
Contoh :
2618 diubah menjadi bilangan HexaDesimal
Langkah 1 : mengubah ke bilangan Biner
261 = 28 = 0102
                = 68 = 1102
                = 18 = 0012
Jadi, 2618 = 0101100012
Langkah 2 : mengubah bilangan Biner menjadi Desimal
0101100012 = ( 0 x 28 ) + ( 1 x 27 ) + ( 0 x 26 ) + ( 1 x 25 ) + ( 1 x 24 ) + ( 0 x 23 ) + ( 0 x 22 ) + ( 0 x 21 ) + ( 1 x 20 )
                = 0 + 128 + 0 + 32 + 16 + 0 + 0 + 0 + 1
                = 177
Langkah 3 : mengubah bilangan Desimal menjadi HexaDesimal
177 kita bagi dengan 16 117:16 = 11 sisa 1
11 : 16 = 0 sisa 11 - B
dibaca dari bawah maka menjadi B1
Jadi 2618 = B116 - Oktal ke BCD
Untuk konversi kedalam bentuk bilangan BCD yaitu terlebih dahulu kita harus mengubahnya kedalam bentuk decimal. Setelah itu baru kita membaginya ke dalam empat-empat bagian. Untuk lebih jelasnya lihat cara kerja di bawah ini :
- Desimal
- Desimal ke Biner
Cara mengubah bilangan Desimal menjadi Biner yaitu dengan membagi bilangan Desimal dengan angka 2 dan tulis sisanya mulai dari bawah ke atas.
Contoh :
       25 diubah menjadi bilangan Biner
       25 : 2 = 12 sisa 1
       12 : 2 = 6 sisa 0
       6 : 2 = 3 sisa 0
       3 : 2 = 1 sisa 1
       1 : 2 = 0 sisa 1
       maka ditulis 11001
       Jadi 25 = 110012
Materi 1 TIK - Sistem Input Proses Output Pada Komputer
Komputer adalah sebuah mesin hitung elektronik yang secara cepat dapat menerima masukan digital, mengelola data dan informasi berdasarkan seperangkat intruksi yang tersimpan dalam komputer tersebut, dan menghasilkan keluaran informasi yang dihasilkan setelah pengolahan data dan informasi. Biasanya Data atau informasi tersebut akan diolah menurut prosedur yang telah dirumuskan oleh para programmer.
SISTEM KOMPUTER
Sistem komputer memiliki tiga komponen utama, yaitu : CPU, Memory (primer & sekunder), dan peralatan masukan/keluaran (I/O) seperti printer, monitor, keyboard, mouse dan modem. Dalam menjalankan fungsinya sebagai masukan dan keluaran diperlukan modul I/O. Modul I/O merupakan peralatan antarmuka (interface) bagi sistem bus atau switch sentral dan mengontrol satu atau lebih perangkat periperhal. Modul I/O tidak hanya sekedar modul penghubung, tetapi sebuah piranti yang berisi logika dalam melakukan fungsi komunikasi antara peripheral dan bus komputer. Ada beberapa alasan kenapa tidak langsung dihubungkan dengan bus komputer yaitu:- Bervariasinya metode operasi piranti periperhal, sehingga tidak praktis apabila sistem komputer harus menangani berbagai macam sistem operasi periperhal tersebut.
- Kecepatan transfer data piranti periperhal umumnya lebih lambat daripada laju transfer data pada CPU.
- Format dan panjang data pada piranti periperhal seringkali berbeda dengan CPU, sehingga perlu modul untuk menselaraskannya.
- Sebagai piranti antarmuka ke CPU dan memori melalui bus sistem.
- Sebagaimana piranti antarmuka dengan peralatan periperhal lainnya menggunakan link data tertentu.
STRUKTUR KOMPUTER
sISTEM Komputer berinteraksi melalui Perangkat Peripheral dan Saluran Komunikasi (Communication Line), menggunakan empat struktur utama, yaitu :- Central Processing Unit (CPU), berfungsi sebagai pengontrol operasi komputer dan sebagai pusat pengelolaan fungsi-fungsi komputer.
- Memori Utama, Berfungsi sebagai penyimpanan data.
- I/O (Input & Output), Berfungsi untuk memindahkan data ke lingkungan luar, atau ke dalam, atau perangkat lainya. System Interconnection, merupakan sistem yang menghubungkan CPU, Memori utama dan I/O.
SISTEM I/O ( Input/Output )
Sistem komputer terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Perangkat keras dan perangkat lunak harus bekerja bersama-sama membentuk suatu sistem, yaitu sistem komputer. Perangkat I/O dapat dibagi secara umum menjadi dua kategori, yaitu :- Perangkat blok (block devices).
Perangkat blok menyimpan informasi dalam sebuah blok yang ukurannya tertentu dan memiliki alamat masing-masing. Umumnya blok berukuran antara 512 bytes - 32768 bytes. Keuntungan dari perangkat blok ini ialah mampu membaca atau menulis setiap blok secara independen. HardDisk merupakan contoh perangkat blok yang paling banyak digunakan. - Perangkat karakter (character devices).
Perangkat karakter mengirim atau menerima sebaris karakter, tanpa menghiraukan struktur blok. Tipe ini tidak memiliki alamat dan tidak memiliki kemampuan mencari (seek). Printer dan antarmuka jaringan merupakan contoh perangkat jenis ini.
- Sebagai piranti antarmuka ke CPU dan memori melalui bus sistem.
- Sebagai piranti antarmuka dengan peralatan peripheral lainnya dengan menggunakan link data tertentu.
- Kontrol dan pewaktuan
- Komunikasi CPU
- Komunikasi dengan perangkat eksternal
- Pem-buffer-an data
- Deteksi kesalahan
Langganan:
Postingan (Atom)
Komputasi bisa diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Hal ini ialah ...
-
Surat Suara Pemilu 2019 Komisi Pemilihan Umum ( KPU) telah menetapkan alur penghitungan perolehan suara hasil Pemilu Serentak 2019 mu...
-
Kadang-kadang, orang salah mengartikan perasaan cinta dan keterikatan dalam hubungan Orang yang jatuh cinta bisa terikat secara alami,...








