Minggu, 28 Mei 2017

Hanya Sebatas Mimpi ??


Saat malam menghampiriku
Rasa lelah ikut menemani dalam semu

Kau tahu angin ...
Rasa ingin bersandar di bahumu terbayang di benakku
Namun aku sadar
Ini bukanlah saatnya
Entah kapan, pun aku tak mengerti
Dan aku tak ingin kecewa dengan rasaku

Mengertilah,
Kucoba selalu untuk meraih
Namun tangan ini tak mampu meraihmu
saat kau berada jauh di sana
Dan saat kau berada dekat dengan mereka

Hanya tetes air mata menjadi teman lelahku dalam inginku
Dan menangis saat rindu datang
Serta kenyataan menyadarkanku bahwa kau tak ada di sisiku

Kau tahu angin ...
Ketika ku pejamkan mata
Aku selalu mengingat nama mu
Aku selalu mengingat perlahan senyummu terlihat jelas di ujung mimpi yang indah
Namun semua itu hanya sebatas mimpi
Karena selamanya kau tetap berada di sana
Di kejauhan pandanganku
Di batas ambang penglihatanku

Dan yang kurasa tak mungkin untuk kau menjemputku
Dan yang kurasa tak mungkin untuk kau menoleh ke arahku
Ke arah dimana aku setia menantimu kembali

Biarlah ...
Biarlah ini menjadi mimpi terindahku
walau rindu yang terbelenggu ingin memilikimu telah menyiksa hatiku separah ini
Hingga syaraf hati terasa lumpuh kian memati

Aku tidak mengerti hingga hari ini
Aku tidak mengerti mengapa semilir angin selalu melekat dalam jemariku

Tunggu dulu,
Bukankah ini hanyalah sebatas mimipi?

Jika benar,
Aku tidak ingin terbangun dari tidurku
Boleh kan ?
Kumohon ...

Dan benar
Hanya Sebatas Mimpi ...
Mimpiku dan mimpimu ...

===================
Peraduan mimpi
28 Mei 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komputasi bisa diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Hal ini ialah ...